Selasa, 17 Juli 2018

DIMANA CINTA



Opening...

Lakon  1
Aku jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu

Lakon 2
Aku adalah hatimu, aku adalah jiwamu, aku adalah setiap nafasmu

Lakon 3
Aku yang membiarkanmu menjadi dirimu yang sejati, aku tidak memaksamu untuk menjadi seperti yang aku inginkan

Lakon 4
aku tak sebatas hanya senyuman, aku menerobos sampai pada titik air mata

Lakon 5
aku adalah misteri yang sulit engkau mengerti

Lakon 6
Hanya antara rasa pahit dan manis

Lakon 7
Antara debu dan emas

Lakon 1
Aku adalah misteri yang tak bisa dicari tetapi ada

Lakon 2
Aku tak pernah sedikitpun mengkhianati

Lakon 3
Egomu yang telah mengkhianati aku

Lakon 4
Aku adalah jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu

Lakon 5
Aku tak dapat  ditolak oleh rasa dan ragamu

Lakon 6
Aku jangan dibelenggu dalam nafasmu

Lakon 7
Aku seperti angin bergerak tanpa batas dan waktu

Semua lakon
Aku adalah cinta, yang lahir dan ada untuk cinta

#sound perlahan off.....on lighting.....
#sound perlahan .....masuk laki2 tua lalu duduk  

Laki-laki tua
Entah kapan waktu ini akan berhenti berputar. Apakah aku dapat menghentikan waktu itu. Terlalu lama ia ada tetapi tak pernah bosan dan mengeluh dengan apa yang terjadi didalamnya. Seakan-akan ia tidak peduli dan terus berputar.
Aku ada dalam waktu, berjalan bersama waktu sampai aku tidak tahu  kapan dan dimana aku tak sadarkan diri dengan waktu itu.
Aku sadar bahwa aku ada karena cinta, sekalipun aku tidak menghendaki aku harus  ada. Waktu telah membesarkan dan mengajarkanku  mengenal bahwa aku ada karena cinta dan aku telah ada bersama waktu dan cinta itu.
Ahhhhhhhh........(berdiri dan berjalan) terlalu sulit untuk mengingatnya kembali. Kini aku hampir usang dimakan waktu. Sudah bukan waktunya aku lagi  untuk bercerita tentang cinta itu.

Lakon 1
Cinta tak pernah menjadi tua, cinta tak akan pernah usang (laki-laki tua mencari-cari asal suara itu)

Laki-laki tua
Siapa itu.........Aku tak ingin bernostalgia lagi dengan cinta itu.

Lakon 2
Jangan pernah engkau mendustai kenangan cinta itu

Laki-laki Tua
(terus mencari-cari)......
Terlalu sulit untuk memahami cinta itu. Aku tidak ingin bercinta lagi

Lakon 3
Cinta tak sekedar ada hanya untuk bercinta

Laki-laki tua
(terus mencari)......tapi cinta akan ada ketika ia bercinta

Lakon 4
Cinta telah ada sebelum engkau ada

Laki-laki tua
Aku telah mencari cinta itu tetapi dimana ia sesungguhnya

Lakon 5
Cinta tak perlu cari. Cinta itu telah ada dan hanya perlu untuk dilakukan

Laki-laki tua
Kalian tidak tahu sudah berapa lama aku ada dalam cinta itu

Lakon 6
Tapi engkau tidak menyadari sudah berapa lama cinta itu  ada bersamamu

Laki-laki tua
Ahhhhh...masa bodoh telah berapa lama aku mencintai dan dicintai


Lakon 7
Jangan pernah engkau mendustai cinta itu

Laki-laki tua
Siapa sebenarnya kalian

Semua lakon
Kami adalah cinta

Laki-laki tua
Cinta........cinta........cinta.....dimana cinta (sambil terus berjalan dan mencari-sound mulai keras/tegang dan kembali duduk)

Laki-laki tua
Entah kapan waktu akan berhenti berputar. Apakah aku dapat menghentikan waktu itu. Terlalu lama ia ada tetapi tak pernah bosan dan mengeluh dengan apa yang terjadi didalamnya. Seakan-akan ia tidak peduli dan terus berputar.
Aku ada dalam waktu, berjalan bersama waktu sampai aku tidak tahu  kapan dan dimana aku tak sadarkan diri dengan waktu itu....... (berdiri dan berjalan)
Aku sadar bahwa aku ada karena cinta, sekalipun aku tidak menghendaki aku harus  ada. Waktu telah membesarkan dan mengajarkanku  mengenal bahwa aku ada karena cinta dan aku telah ada bersama waktu dan cinta itu...(masuk perempuan tua kemudian duduk mendengarkan ucapan laki-laki tua)
Ahhhhhhhh....... terlalu sulit untuk mengingatnya kembali. Kini aku hampir usang dimakan waktu. Sudah bukan waktunya aku lagi  untuk bercerita tentang cinta itu.

Perempuan tua
Biarkan kesedihan cintamu itu terbang bersama sayap-sayap waktu...(laki-laki tua terkejut dan melihat kebelakang)

Laki-laki tua
Ohhhhh...ternyata kaukah suara-suara cinta itu

Perempuan tua
Aku bukanlah cinta tapi aku ada karena cinta

Laki-laki tua
Mengapa kau ada di sini

Perempuan tua
Cinta yang membawaku sampai  di sini bahkan entah kemana lagi aku akan dibawanya

Laki-laki tua
Mengapa engkau hanya sendiri

Perempuan tua
Aku tidak sendirian, karena  kesendirian selalu ada bersamaku

Laki-laki tua
Maukah engkau menemaniku di sini


Perempuan tua (tersenyum)
Mengapa engkau  ada di sini

Laki-laki tua
Seperti katamu ‘Cinta yang membawaku sampai  di sini bahkan entah kemana lagi aku akan dibawanya’

Perempuan tua
Apakah engkau ada dalam pencarian cinta itu

Laki-laki tua
Aku tidak ingin lagi mencari cinta itu

Perempuan tua
Mengapa ?

Laki-laki tua
Terlalu sulit untuk memahaminya

Perempuan tua
Kau yang telah membuatnya menjadi terlalu sulit. Padahal cinta itu sangatlah sederhana

Laki-laki tua
Sederhana seperti apa?

Perempuan tua
Cinta tetap sama dari kemarin dan hari ini. Rambut kita  bisa saja memutih dan kulit kita bisa saja menjadi keriput tetapi cinta tak pernah usang oleh waktu

Laki-laki tua
Seperti apa cinta itu sebenarnya

Perempuan tua
Cinta bukanlah seberapa sering engkau mengatakan ‘aku cinta kamu” tapi seberapa banyak kamu membuktikan hal itu. Tak butuh kesempurnaan, cukup kepastian dan kebenaran. Cinta hanyalah sebatas kata, tanpa arti, sampai kemudian seseorang datang dan memberimu makna yang sesungguhnya

Laki-laki tua
Dia memang telah datang dan ada bersama cinta. Tapi ia telah pergi bersama cinta itu. aku telah melupakannya.

Perempuan tua
Mencoba melupakan orang yang anda cintai sama saja dengan mencoba mengingat orang yang tidak pernah anda jumpai

Laki-laki tua
Biarkan aku terus mencari cinta itu. ...(sambil berjalan masuk ke pintu-pintu) dimana cinta....dimana kau cinta......cinta dimana kau.....




Perempuan tua
Cinta tidak perlu dicari...dia  akan datang dengan sendirinya...
Laki-laki tua
benarkah cinta tidak perlu dicari?

Perempuan tua
Biarkan cinta itu menemukan tempatnya...

Laki-laki tua
Sampai kapan?

Perempuan tua
Tak ada yg tahu kapan cinta itu datang...

Laki-laki tua
Haruskah aku diam?

Perempuan tua
Jika diam adalah cara menunggu cinta maka hanya itu yg bisa dilakukan. Ketika dia datang cintailah dia, meski ada saat dimana cinta itu akan goyah ... hanya yg menguatkan adalah komitmen dari cinta itu.

Laki-laki tua
komitmen ?

Perempuan tua
Ya komitmen. Apa dasar kau membangun cinta? Itu yang akan membuatmu seberapa lama cintamu itu sanggup bertahan..

Laki-laki tua
Kalau begitu masih adakah cinta yang kau pertahankan?

Perempuan tua
Rasa sakit telah  mengajarkanku banyak hal, termasuk memaafkan mereka yang menyakitiku. Cinta terkadang begitu cepat datang dan perginya

Laki-laki tua
Ternyata tidak ada cinta yang sejati... dia  datang dan sekejap hilang lenyap...bahkan cinta itu terkadang hanyut dalam konflik.....apakah cinta yang disalahkan?

Perempuan tua
Apakah kau menyalahkan cinta?

Laki-laki tua
Ya, mugkin seperti itu

Perempuan tua
Mengapa kau  menyalahkan cinta?

Laki-laki tua
Karena aku tidak pernah mengkhianati cinta itu.

Perempuan tua
Lalu kenapa kau mencari-cari cinta itu? adakah cintamu telah hilang?

Laki-laki tua
Dia pergi seperti dibawa angin

Perempuan tua
Tahukah kau kemana angin itu membawanya?

Laki-laki tua
Aku telah mengikuti kemana angin itu bertiup

Perempuan tua
Lalu ?

Laki-laki tua
Tak kutemukan cinta itu

Perempuan tua
Benarkah kau tak menemukan cinta itu?

Laki-laki tua
(berpikir lalu menggeleng kepala)

Perempuan tua
Coba kau renungkan...........(lalu keluar)

Laki-laki tua
Kau mau kemana? (beranjak dari tempat duduknya).... Temani aku dulu di sini

Perempuan tua
(berhenti sejenak).....Entah  dimana angin akan  membawaku, di situlah aku ada (terus keluar)

Laki-laki tua
Aku terlalu lelah untuk mencari cinta itu....dimana kau cinta?  (lalu tertidur dan masuk lakon-lakon cinta sambil membawa lilin)

Lakon  1
Aku jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu

Lakon 2
Aku adalah hatimu, aku adalah jiwamu, aku adalah setiap nafasmu

Lakon 3
Aku yang membiarkanmu menjadi dirimu yang sejati, aku tidak memaksamu untuk menjadi seperti yang aku inginkan

Lakon 4
aku tak sebatas hanya senyuman, aku menerobos sampai pada titik air mata

Lakon 5
aku adalah misteri yang sulit engkau mengerti



Lakon 6
Hanya antara rasa pahit dan manis

Lakon 7
Antara debu dan emas

Lakon 1
Aku adalah misteri yang tak bisa dicari tetapi ada

Lakon 2
Aku tak pernah sedikitpun mengkhianati

Lakon 3
Egomu yang telah mengkhianati aku

Lakon 4
Aku adalah jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu

Lakon 5
Aku tak dapat  ditolak oleh rasa dan ragamu

Lakon 6
Aku jangan dibelenggu dalam nafasmu

Lakon 7
Aku seperti angin bergerak tanpa batas dan waktu

Semua lakon
Aku adalah cinta, yang lahir dan ada untuk cinta (laki-laki tua terkejut dan bangun)

Laki-laki tua
Siapa kalian? Kalian telah membangunkan kenangan itu. Kenangan yang telah lama aku kubur dalam-dalam

Semua lakon
Kami adalah cinta

Laki-laki tua
Cinta? Mengapa harus ada cinta? Masih adakah cinta itu? ayo jawab (bersuara dengan nada tinggi)

Laki-laki tua
(masuk perempuan tua membawa bunga)Mengapa engkau kembali dengan membawa bunga? Untuk siapa bunga itu?

Perempuan tua
Untuk seseorang
Laki-laki tua
Siapa?
Perempuan tua
Seorang lelaki tua


Laki-laki tua
Suamimu?

Perempuan tua
Bukan. Dia sudah tidak ada lagi

Laki-laki tua
Lalu untuk siapa? Anakmu? Saudaramu? Keluargamu?

Perempuan tua
Untuk lelaki tua

Laki-laki tua
Siapa lelaki tua itu

Perempuan
Kau

(laki-laki tua kaget)

Laki-laki tua
Aku? Maaf , coba kau katakan sekali lagi untuk siapa?

Perempuan tua
Kau

Laki-laki tua
Aku? (tertawa).....kamu ini ada-ada saja.

Perempuan tua
Tidak. Aku memang ingin memberikan bunga ini untukmu

Laki-laki  tua
aku jadi malu

Perempuan tua
ini terimalah (memberikan bunga kepada laki-laki tua)

Laki-laki tua
Baiklah aku menerima bunga ini . Terimakasih. Kalau begitu daripada kita dipusingkan dengan cinta itu, dan sebagai tanda persahabatan kita  bagaimana kalau aku mengajakmu /mengundangmu untuk berdansa

Perempuan tua
(tertawa kecil dengan senyuman)....berdansa? aku sudah tidak ingat lagi bagaimana berdansa itu. sudah terlalu lama aku tidak melakukannya

Laki-laki tua
(tertawa kecil dengan senyuman).....kamu kira aku juga masih pintar berdansa, tidak lagi. Tapi aku ingin sekali berdansa bersamamu saat ini. Bolehkah?

Perempuan tua
(menganggukkan kepala sambil tersenyum )

Laki-laki tua
Sebentar ya.....(mengambil hp dari dalam saku celana dan memutar lagu dansa). Ayo kita mulai berdansa.....(mereka berdua mulai berdansa dan dikuti para lakon)

Perempuan tua
Sudah...sudah.....cukup dulu. Kita beristirahat dulu.
(mereka berdua duduk )
Laki-laki tua
Ahhhhhh...seandainya

Perempuan tua
Seandainya apa

Laki-laki tua
(tersenyum)...Bisakah waktu diputar lagi

Perempuan tua
Untuk apa

Laki-laki tua
Untuk memulai dari awal ketika aku mengenal hidup ini

Perempuan tua
Mengapa harus kembali dari awal

Laki-laki tua
Mencari dan memulai merangkai cinta lagi

Perempua  tua (tertawa)

Laki-laki tua
Mengapa kau tertawa

Perempuan tua
Katanya kau telah melupakan cintamu yang telah pergi itu, ternyata kau ingin  kembali mencari dan memulai cintamu itu

Laki-laki tua
Biarkan aku terus mencari cinta itu. ...Seperti katamu biarkan cinta itu menemukan tempatnya...
Perempuan tua
Dimana?
Laki-laki tua
Aku tak tahu ......cinta ..dimana kau cinta......



..................SELESAI......................










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Renungan Hati

DIMANA CINTA

Opening... Lakon   1 Aku jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu Lakon 2 Aku adalah hatimu, aku adalah jiwamu, aku a...