Opening...
Lakon 1
Aku jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu
Lakon 2
Aku adalah hatimu, aku adalah jiwamu, aku adalah setiap nafasmu
Lakon 3
Aku yang membiarkanmu menjadi dirimu yang sejati, aku tidak
memaksamu untuk menjadi seperti yang aku inginkan
Lakon 4
aku tak sebatas hanya senyuman, aku menerobos sampai pada titik
air mata
Lakon 5
aku adalah misteri yang sulit engkau mengerti
Lakon 6
Hanya antara rasa pahit dan manis
Lakon 7
Antara debu dan emas
Lakon 1
Aku adalah misteri yang tak bisa dicari tetapi ada
Lakon 2
Aku tak pernah sedikitpun mengkhianati
Lakon 3
Egomu yang telah mengkhianati aku
Lakon 4
Aku adalah jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu
Lakon 5
Aku tak dapat ditolak oleh
rasa dan ragamu
Lakon 6
Aku jangan dibelenggu dalam nafasmu
Lakon 7
Aku seperti angin bergerak tanpa batas dan waktu
Semua
lakon
Aku adalah cinta, yang lahir dan ada untuk cinta
#sound
perlahan off.....on lighting.....
#sound
perlahan .....masuk laki2 tua lalu duduk
Laki-laki
tua
Entah kapan waktu ini akan berhenti berputar. Apakah aku dapat
menghentikan waktu itu. Terlalu lama ia ada tetapi tak pernah bosan dan
mengeluh dengan apa yang terjadi didalamnya. Seakan-akan ia tidak peduli dan
terus berputar.
Aku ada dalam waktu, berjalan bersama waktu sampai aku tidak
tahu kapan dan dimana aku tak sadarkan
diri dengan waktu itu.
Aku sadar bahwa aku ada karena cinta, sekalipun aku tidak
menghendaki aku harus ada. Waktu telah
membesarkan dan mengajarkanku mengenal
bahwa aku ada karena cinta dan aku telah ada bersama waktu dan cinta itu.
Ahhhhhhhh........(berdiri
dan berjalan) terlalu sulit untuk mengingatnya kembali. Kini aku hampir
usang dimakan waktu. Sudah bukan waktunya aku lagi untuk bercerita tentang cinta itu.
Lakon 1
Cinta tak pernah menjadi tua, cinta tak akan pernah usang (laki-laki tua mencari-cari asal suara itu)
Laki-laki
tua
Siapa itu.........Aku tak ingin bernostalgia lagi dengan cinta
itu.
Lakon 2
Jangan pernah engkau mendustai kenangan cinta itu
Laki-laki
Tua
(terus
mencari-cari)......
Terlalu sulit untuk memahami cinta itu. Aku tidak ingin bercinta
lagi
Lakon 3
Cinta tak sekedar ada hanya untuk bercinta
Laki-laki
tua
(terus
mencari)......tapi cinta akan ada ketika
ia bercinta
Lakon 4
Cinta telah ada sebelum engkau ada
Laki-laki
tua
Aku telah mencari cinta itu tetapi dimana ia sesungguhnya
Lakon 5
Cinta tak perlu cari. Cinta itu telah ada dan hanya perlu untuk
dilakukan
Laki-laki
tua
Kalian tidak tahu sudah berapa lama aku ada dalam cinta itu
Lakon 6
Tapi engkau tidak menyadari sudah berapa lama cinta itu ada bersamamu
Laki-laki
tua
Ahhhhh...masa bodoh telah berapa lama aku mencintai dan dicintai
Lakon 7
Jangan pernah engkau mendustai cinta itu
Laki-laki
tua
Siapa sebenarnya kalian
Semua
lakon
Kami adalah cinta
Laki-laki
tua
Cinta........cinta........cinta.....dimana cinta (sambil terus berjalan dan mencari-sound
mulai keras/tegang dan kembali duduk)
Laki-laki
tua
Entah kapan waktu akan berhenti berputar. Apakah aku dapat menghentikan waktu itu. Terlalu lama ia ada tetapi
tak pernah bosan dan mengeluh dengan apa yang terjadi didalamnya. Seakan-akan
ia tidak peduli dan terus berputar.
Aku ada dalam waktu, berjalan bersama waktu sampai aku tidak
tahu kapan dan dimana aku tak sadarkan
diri dengan waktu itu....... (berdiri dan
berjalan)
Aku sadar bahwa aku ada karena cinta, sekalipun aku tidak
menghendaki aku harus ada. Waktu telah membesarkan dan mengajarkanku mengenal bahwa aku ada karena cinta dan aku
telah ada bersama waktu dan cinta itu...(masuk
perempuan tua kemudian duduk mendengarkan ucapan laki-laki tua)
Ahhhhhhhh....... terlalu sulit untuk mengingatnya kembali. Kini aku hampir usang
dimakan waktu. Sudah bukan waktunya aku lagi untuk bercerita tentang cinta itu.
Perempuan
tua
Biarkan kesedihan cintamu itu terbang bersama sayap-sayap waktu...(laki-laki tua terkejut dan melihat
kebelakang)
Laki-laki
tua
Ohhhhh...ternyata kaukah suara-suara cinta itu
Perempuan
tua
Aku bukanlah cinta tapi aku ada karena cinta
Laki-laki
tua
Mengapa kau ada di sini
Perempuan
tua
Cinta yang membawaku sampai
di sini bahkan entah kemana lagi aku akan dibawanya
Laki-laki
tua
Mengapa engkau hanya sendiri
Perempuan
tua
Aku tidak sendirian, karena
kesendirian selalu ada bersamaku
Laki-laki
tua
Maukah engkau menemaniku di sini
Perempuan
tua (tersenyum)
Mengapa engkau ada di
sini
Laki-laki
tua
Seperti katamu ‘Cinta yang membawaku sampai di sini bahkan entah kemana lagi aku akan
dibawanya’
Perempuan
tua
Apakah engkau ada dalam pencarian cinta itu
Laki-laki
tua
Aku tidak ingin lagi mencari cinta itu
Perempuan
tua
Mengapa ?
Laki-laki
tua
Terlalu sulit untuk memahaminya
Perempuan
tua
Kau yang telah membuatnya menjadi terlalu sulit. Padahal cinta
itu sangatlah sederhana
Laki-laki
tua
Sederhana seperti apa?
Perempuan
tua
Cinta tetap sama dari kemarin dan hari ini. Rambut kita bisa saja memutih dan kulit kita bisa saja
menjadi keriput tetapi cinta tak pernah usang oleh waktu
Laki-laki
tua
Seperti apa cinta itu sebenarnya
Perempuan
tua
Cinta bukanlah seberapa sering engkau mengatakan ‘aku cinta
kamu” tapi seberapa banyak kamu membuktikan hal itu. Tak butuh kesempurnaan, cukup kepastian dan kebenaran. Cinta hanyalah
sebatas kata, tanpa arti, sampai kemudian seseorang datang dan memberimu makna
yang sesungguhnya
Laki-laki tua
Dia memang telah datang dan ada bersama cinta. Tapi ia telah pergi bersama
cinta itu. aku telah melupakannya.
Perempuan
tua
Mencoba melupakan orang yang anda cintai sama saja dengan
mencoba mengingat orang yang tidak pernah anda jumpai
Laki-laki
tua
Biarkan aku terus mencari cinta itu. ...(sambil berjalan masuk ke pintu-pintu) dimana cinta....dimana kau
cinta......cinta dimana kau.....
Perempuan
tua
Cinta tidak perlu dicari...dia akan
datang dengan sendirinya...
Laki-laki
tuabenarkah cinta tidak perlu dicari?
Perempuan tua
Biarkan cinta itu menemukan tempatnya...
Laki-laki tua
Sampai kapan?
Perempuan tua
Tak ada yg tahu kapan cinta itu datang...
Laki-laki tua
Haruskah aku diam?
Perempuan tua
Jika diam adalah cara menunggu cinta maka hanya itu yg bisa dilakukan. Ketika dia datang cintailah dia, meski ada saat dimana cinta itu akan goyah ... hanya yg menguatkan adalah komitmen dari cinta itu.
Laki-laki tua
komitmen ?
Perempuan tua
Ya komitmen. Apa dasar kau membangun cinta? Itu yang akan membuatmu seberapa lama cintamu itu sanggup bertahan..
Laki-laki tua
Kalau begitu masih adakah cinta yang kau pertahankan?
Perempuan tua
Rasa sakit telah
mengajarkanku banyak hal, termasuk memaafkan mereka yang menyakitiku. Cinta terkadang begitu cepat datang dan perginya
Laki-laki tua
Ternyata tidak ada cinta yang sejati... dia
datang dan sekejap hilang lenyap...bahkan cinta itu terkadang hanyut
dalam konflik.....apakah cinta yang disalahkan?
Perempuan tua
Apakah kau menyalahkan cinta?
Laki-laki tua
Ya, mugkin seperti itu
Perempuan tua
Mengapa kau menyalahkan cinta?
Laki-laki tua
Karena aku tidak pernah mengkhianati cinta itu.
Perempuan tua
Lalu kenapa kau mencari-cari cinta itu? adakah cintamu telah hilang?
Laki-laki tua
Dia pergi seperti dibawa angin
Perempuan tua
Tahukah kau kemana angin itu membawanya?
Laki-laki tua
Aku telah mengikuti kemana angin itu bertiup
Perempuan tua
Lalu ?
Laki-laki tua
Tak kutemukan cinta itu
Perempuan tua
Benarkah kau tak menemukan cinta itu?
Laki-laki tua
(berpikir lalu menggeleng
kepala)
Perempuan tua
Coba kau renungkan...........(lalu
keluar)
Laki-laki tua
Kau mau kemana? (beranjak dari tempat
duduknya).... Temani aku dulu di sini
Perempuan tua
(berhenti sejenak).....Entah dimana angin akan membawaku, di situlah aku ada (terus keluar)
Laki-laki tua
Aku terlalu lelah untuk mencari cinta itu....dimana kau cinta? (lalu
tertidur dan masuk lakon-lakon cinta sambil membawa lilin)
Lakon 1
Aku jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu
Lakon 2
Aku adalah hatimu, aku adalah jiwamu, aku adalah setiap nafasmu
Lakon 3
Aku yang membiarkanmu menjadi dirimu yang sejati, aku tidak
memaksamu untuk menjadi seperti yang aku inginkan
Lakon 4
aku tak sebatas hanya senyuman, aku menerobos sampai pada titik
air mata
Lakon 5
aku adalah misteri yang sulit engkau mengerti
Lakon 6
Hanya antara rasa pahit dan manis
Lakon 7
Antara debu dan emas
Lakon 1
Aku adalah misteri yang tak bisa dicari tetapi ada
Lakon 2
Aku tak pernah sedikitpun mengkhianati
Lakon 3
Egomu yang telah mengkhianati aku
Lakon 4
Aku adalah jalan yang tak berujung tanpa batas tanpa waktu
Lakon 5
Aku tak dapat ditolak
oleh rasa dan ragamu
Lakon 6
Aku jangan dibelenggu dalam nafasmu
Lakon 7
Aku seperti angin bergerak tanpa batas dan waktu
Semua
lakon
Aku adalah cinta, yang lahir dan ada untuk cinta (laki-laki tua terkejut dan bangun)
Laki-laki tua
Siapa kalian? Kalian telah membangunkan kenangan itu. Kenangan yang telah
lama aku kubur dalam-dalam
Semua lakon
Kami adalah cinta
Laki-laki tua
Cinta? Mengapa harus ada cinta? Masih adakah cinta itu? ayo jawab (bersuara dengan nada tinggi)
Laki-laki
tua
(masuk
perempuan tua membawa bunga)Mengapa
engkau kembali dengan membawa bunga? Untuk siapa bunga itu?
Perempuan
tua
Untuk seseorang
Laki-laki
tua
Siapa?
Perempuan
tua
Seorang lelaki tua
Laki-laki
tua
Suamimu?
Perempuan
tua
Bukan. Dia sudah tidak ada lagi
Laki-laki
tua
Lalu untuk siapa? Anakmu? Saudaramu? Keluargamu?
Perempuan
tua
Untuk lelaki tua
Laki-laki
tua
Siapa lelaki tua itu
Perempuan
Kau
(laki-laki tua kaget)
Laki-laki
tua
Aku? Maaf , coba kau katakan sekali lagi untuk siapa?
Perempuan
tua
Kau
Laki-laki
tua
Aku? (tertawa).....kamu ini ada-ada saja.
Perempuan
tua
Tidak. Aku memang ingin memberikan bunga ini untukmu
Laki-laki
tua
aku jadi malu
Perempuan
tua
ini terimalah (memberikan bunga kepada laki-laki tua)
Laki-laki
tua
Baiklah aku menerima bunga ini . Terimakasih. Kalau begitu daripada
kita dipusingkan dengan cinta itu, dan sebagai tanda persahabatan kita bagaimana kalau aku mengajakmu /mengundangmu untuk berdansa
Perempuan
tua
(tertawa
kecil dengan senyuman)....berdansa? aku
sudah tidak ingat lagi bagaimana berdansa itu. sudah terlalu lama aku tidak
melakukannya
Laki-laki
tua
(tertawa
kecil dengan senyuman).....kamu kira aku
juga masih pintar berdansa, tidak lagi. Tapi aku ingin sekali berdansa
bersamamu saat ini. Bolehkah?
Perempuan
tua
(menganggukkan
kepala sambil tersenyum )
Laki-laki
tua
Sebentar ya.....(mengambil
hp dari dalam saku celana dan memutar lagu dansa). Ayo kita mulai
berdansa.....(mereka berdua mulai
berdansa dan dikuti para lakon)
Perempuan
tua
Sudah...sudah.....cukup dulu. Kita beristirahat dulu.
(mereka
berdua duduk )
Laki-laki
tua
Ahhhhhh...seandainya
Perempuan
tua
Seandainya apa
Laki-laki
tua
(tersenyum)...Bisakah waktu diputar lagi
Perempuan
tua
Untuk apa
Laki-laki
tua
Untuk memulai dari awal ketika aku mengenal hidup ini
Perempuan
tua
Mengapa harus kembali dari awal
Laki-laki
tua
Mencari dan memulai merangkai cinta lagi
Perempua tua (tertawa)
Laki-laki
tua
Mengapa kau tertawa
Perempuan
tua
Katanya kau telah melupakan cintamu yang telah pergi itu,
ternyata kau ingin kembali mencari dan
memulai cintamu itu
Laki-laki
tua
Biarkan aku terus mencari cinta itu. ...Seperti katamu biarkan cinta itu menemukan
tempatnya...
Perempuan
tua
Dimana?
Laki-laki
tua
Aku tak tahu ......cinta ..dimana kau cinta......
..................SELESAI......................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar